Mbappe: Salah Kaprah Menilai Xabi Alonso Gagal di Madrid
2026-01-20 08:01:59 By Anthem
Xabi Alonso hanya menukangi Real Madrid selama setengah musim. Namun, Kylian Mbappe membantah anggapan bahwa Alonso tidak berhasil selama berada di Santiago Bernabeu.
Alonso resmi didepak Real Madrid setelah kekalahan dari Barcelona pada partai final Piala Super Spanyol pekan lalu. Mantan gelandang timnas Spanyol itu harus meninggalkan klub lebih cepat, jauh sebelum kontraknya yang seharusnya berakhir pada musim panas 2028.
Keputusan berpisah dengan Alonso disebut-sebut tak lepas dari kondisi ruang ganti Los Blancos yang kurang kondusif. Ia dikabarkan memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan beberapa pemain senior Madrid, di antaranya Vinicius Junior dan Federico Valverde.
Pasca pemecatan Alonso, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama. Laga perdana Arbeloa berujung kekecewaan setelah Madrid tersingkir dari Copa del Rey akibat kekalahan 2-3 dari Albacete. Namun, ia berhasil meraih kemenangan pada pertandingan LaLiga pertamanya saat Mbappe dan kolega mengalahkan Levante dengan skor 2-0.
Penyerang Madrid, Kylian Mbappe, menilai tidak adil jika Xabi Alonso dicap sebagai pelatih gagal. Menurutnya, Alonso telah pergi sebelum Madrid memasuki fase krusial perebutan gelar di kompetisi utama.
“Dari mana datangnya anggapan bahwa ada konflik antara pemain dan pelatih? Mengatakan Xabi tidak sukses itu keliru,” ujar Mbappe, seperti dikutip dari AS.
“Ia pergi sebelum trofi-trofi diperebutkan. Menurut saya, Xabi akan menjadi pelatih hebat. Hubungan saya dengannya sangat baik. Dia sangat perfeksionis, memperhatikan detail dan cara bermain,” lanjutnya.
“Apa pun yang terjadi sudah berlalu. Itu adalah keputusan klub dan kami wajib menghormatinya,” kata peraih Piala Dunia 2018 tersebut.
“Kini ada pelatih baru dan ini merupakan pengalaman profesional pertamanya. Kami akan memberikan dukungan penuh,” tutup Mbappe sambil menyatakan dukungannya kepada Alvaro Arbeloa.
Sedang Tayang
🔥 Populer